Kehutanan dan FAO, 2002). Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) sebagai kawasan konservasi di Indonesia memiliki luas 113.357 ha merupakan hutan hujan tropis terluas yang tersisa di Pulau Jawa. Kawasan ini memiliki beberapa fungsi diantaranya dalam penyimpanan 6 Dengan diumumkannya 5 (lima) buah taman nasional di Indonesia oleh Menteri Pertanian tanggal 6 Maret 1980, maka kawasan Cagar Alam Cibodas, Cagar Alam Cimungkat, Cagar Alam Gunung Gede Pangrango, Taman Wisata Situgunung dan hutan-hutan di lereng Gunung Gede Pangrango diumumkan sebagai kawasan TNGP dengan luas 15.196 ha. sudah sering ke kawasan gunung salak endah.. perjalanan dengan motor mudah dan cepat.. tiket masuk kawasan sekitar Rp15.000,- (1motor, 2 orang) kalau mau masuk kawasan air terjun harus bayar lagi sekitar Rp6.000,- perorang. berhubung seringnya ke pemandian air panas. jadi masuk kawasan pemandian air panas ini di kenakan Rp6.000,-. “Pendaki harus paham terhadap resiko pendakian dan memenuhi SOP yang diterapkan oleh Taman nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Patuhi etika pendakian seperti dilarang mengambil apapun selama perjalanan kecuali foto dan jejak kaki, dilarang membunuh hewan, serta bawa kembali sampah saat turun dari Gunung Gede Pangrango ,” ujar Dudan Biologi Indonesia, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, SEAMEO BIOTROP, dan seluruh pihak yang telah membantu penyelenggaraan seminar ini. Besar harapan kami bahwa Selain menjadi destinasi pendakian populer, kawasan Gunung Gede juga berperan sebagai pusat pelestarian dan penelitian botani. Seluruh area pendakian ini termasuk dalam lingkup Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) yang merupakan salah satu dari lima taman nasional tertua di Indonesia. • 1990 – 1992: Status cagar alam dikelola oleh Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango. • 1992 – 1997: Status taman nasional dibawah pengelolaan Taman Nasional Gunung Gede- Pangrango. • 1997 – 2003: Status taman nasional dibawah Penglolaan Balai Taman Nasional Gunung Halimun setingkat Eselon III. Bogor: Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Choe, Y., & Fesenmaier, D. (2016). The quantified traveler: Implications for designing tourism systems. Paper presented at the ENTER, Bilbao, Spain. Djijono. (2002). Valuasi ekonomi menggunakan metode travel cost taman wisata hutan di taman wisata wan abdul rahman, propinsi Lampung. Seleksi habitat lutung jawa (Trachypithecus auratus E. Geoffroy SaintHilaire, 1812) di Taman Nasional Gunung Merapi Q Ayunin, S Pudyatmoko, MA Imron Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam 11 (3), 261-279 , 2014 JENIS BURUNG PEMANGSA DI RESORT TEGALLEGA TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO . Agus Pambudi Dharma 1 *, Meitiyani 2, Winda Sulpia 3, Wilda Rosalina 4, Ahmad Rizky Mudzakir 5. 1,2,3,4,5Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhhammdiyah Prof. Dr. Hamka *Corresponding author, agus.pambudi@uhamka.ac.id nqexAI.